Beranda HUKUM Gunakan Senjata Tajam Saat Bentrok Antar Warga di Samarinda, 2 Orang Jadi...

Gunakan Senjata Tajam Saat Bentrok Antar Warga di Samarinda, 2 Orang Jadi Tersangka

Senjata Tajam
Karena menggunakan senjata tajam saat bentrok antar kelompok warga, dua orang ditetapkan jadi tersangka oleh Polresta Samarinda. Keributan dua kelompok warga ini terjadi di Kelurahan Sungai Keledang, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Salah seorang korban sabetan senjata tajam adalah Samsuri (47) warga Jalan Bung Tomo, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda.

Sebelumnya diberitakan, Samsuri menjadi korban sabetan senjata tajam gara-gara mobil yang dia kemudikan melintas di dalam gang, dan cipratan genangan air di jalan tak sengaja mengenai warga.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 WITA. Saat itu korban Samsuri bersama keponakannya, masuk ke dalam gang.

Senjata Tajam

Ketika mobilnya melintas, cipratan genangan air mengenai salah seorang warga yang sedang membonceng istrinya. Ketika itu sempat terjadi adu mulut, tapi bisa diredakan.

Namun, warga yang terkena cipratan air itu kembali mendatangi korban dan keponakannya bersama warga lainnya. Maka, kembali terjadi adu mulut namun kali ini, warga diduga terkena cipratan air itu mengeluarkan senjata tajam.

Nahas bagi Samsuri, dia disasar warga dengan menggunakan sajam, dan balok. Aksi warga mengejar korban yang berlari keluar gang, terekam melalui kamera ponsel warga. Beruntung, korban ditolong warga sekitar, dan membawanya ke rumah sakit akibat luka dideritanya.

Samsuri kini dirawat intensif di RSUD IA. Moeis dan kondisinya mulai membaik dari luka akibat senjata tajam.

Senjata Tajam

Sementara, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman melalui Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Andika Dharma Sena menjelaskan hasil gelar perkara dan penyidikan beserta Polsek jajaran, ada dua pelaku yang diamankan dan ditetapkan tersangka.

“Saat indikasi ada dua tersangka yang telah diamankan di Polresta Samarinda,” tegasnya, Minggu (25/4/2021).

Dia juga mengungkapkan ada lima saksi yang sudah dimintai keterangan perihal bentrokan antar dua kelompok warga ini.  Mengenai motif pelaku sendiri, dikatakan perwira menengah ini bahwa karena tersinggung dengan korban.

“Kalau motifnya karena tersinggung, saat ini dua tersangka sudah kami amankan,” ujar Kompol Andika Dharma Sena.

.